LBMNJ Lawas
http://www.ziddu.com/download/19546575/100_4615.JPG.html
Sabtu, 02 Juni 2012
TARJEMAH HADIST ARBA'IN
الاول
HADITS KE-1
|
AMAL
ITU TERGANTUNG NIATNYA
|
|
|
عن
أمير المؤمنين أبي حفص عمر بن الخطاب رضي الله عنه قال سمعت رسول الله صلى الله
عليه وسلم يقول " إنما الأعمال بالنيات , وإنما لكل امرئ ما نوى , فمن
كانت هجرته إلى الله ورسوله فهجرته إلى الله ورسوله , ومن كانت هجرته إلى دنيا
يصيبها و امرأة ينكحها فهجرته إلى ما هاجر إليه " متفق عليه
|
|
|
Dari Amirul
Mukminin Abu Hafsh, Umar bin Al-Khathab radhiyallahu 'anhu, ia berkata : “Aku
mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Segala amal itu
tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Maka barang
siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu kepada
Allah dan Rasul-Nya. Barang siapa yang hijrahnya itu Karena kesenangan dunia
atau karena seorang wanita yang akan dikawininya, maka hijrahnya itu kepada
apa yang ditujunya”.
[Diriwayatkan
oleh dua orang ahli hadits yaitu Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim
bin Mughirah bin Bardizbah Al Bukhari (orang Bukhara) dan Abul Husain Muslim
bin Al Hajjaj bin Muslim Al Qusyairi An Naisaburi di dalam kedua kitabnya
yang paling shahih di antara semua kitab hadits. Bukhari no. 1 dan Muslim no.
1907]
|
|
|
الحد يث الثا ني
HADITS KE-2
|
IMAN,
ISLAM, DAN IHSAN
|
|
|
عن
عمر بن الخطاب رضي الله عنه قال : بينما نحن جلوس عند رسول الله صلى الله عليه
وسلم ذات يوم إذ طلع علينا رجل شديد بياض الثياب شديد سواد الشعر , لا
يرى عليه أثر السفر , ولا يعرفه منا أحد حتى جلس إلى النبي صلى الله عليه وسلم
فأسند ركبته إلى ركبتيه ووضح كفيه على فخذيه , وقال : يا محمد أخبرني عن الإسلام
, فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم " الإسلام أن تشهد أن لا إله إلا الله
وأن محمدا رسول الله وتقيم الصلاة وتؤتي الزكاة وتصوم رمضان وتحج البيت إن
استطعت إليه سبيلا " قال صدقت فعجبا له يسأله ويصدقه , قال : أخبرني عن الإيمان قال
" أن تؤمن بالله وملائكته وكتبه ورسله واليوم الآخر وتؤمن بالقدر خيره وشره
" قال : صدقت , قال : فأخبرني عن الإحسان , قال " أن تعبد الله كأنك
تراه
, فإن لم تكن تراه فإنه يراك " قال
, فأخبرني عن الساعة , قال " ما المسئول بأعلم من السائل " قال
فأخبرني عن اماراتها . قال " أن تلد الأمة ربتها وأن ترى الحفاة العراة
العالة رعاء الشاء يتطاولون في البنيان " . ثم انطلق فلبث مليا , ثم قال " يا
عمر , أتدري من السائل ؟" , قلت : الله ورسوله أعلم , قال " فإنه
جبريل أتاكم يعلمكم دينكم " رواه مسلم
|
|
|
Dari Umar bin
Al-Khathab radhiallahu 'anh, dia berkata: ketika kami tengah berada di
majelis bersama Rasulullah pada suatu hari, tiba-tiba tampak dihadapan kami
seorang laki-laki yang berpakaian sangat putih, berambut sangat hitam, tidak
terlihat padanya tanda-tanda bekas perjalanan jauh dan tidak seorangpun
diantara kami yang mengenalnya. Lalu ia duduk di hadapan Rasulullah dan
menyandarkan lututnya pada lutut Rasulullah dan meletakkan tangannya diatas
paha Rasulullah, selanjutnya ia berkata," Hai Muhammad, beritahukan
kepadaku tentang Islam " Rasulullah menjawab,"Islam itu engkau
bersaksi bahwa sesungguhnya tiada Tuhan selain Alloh dan sesungguhnya
Muhammad itu utusan Alloh, engkau mendirikan sholat, mengeluarkan zakat,
berpuasa pada bulan Romadhon dan mengerjakan ibadah haji ke Baitullah jika
engkau mampu melakukannya." Orang itu berkata,"Engkau benar,"
kami pun heran, ia bertanya lalu membenarkannya Orang itu berkata lagi,"
Beritahukan kepadaku tentang Iman" Rasulullah menjawab,"Engkau
beriman kepada Alloh, kepada para Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, kepada
utusan-utusan Nya, kepada hari Kiamat dan kepada takdir yang baik maupun yang
buruk" Orang tadi berkata," Engkau benar" Orang itu berkata
lagi," Beritahukan kepadaku tentang Ihsan" Rasulullah
menjawab,"Engkau beribadah kepada Alloh seakan-akan engkau melihat-Nya,
jika engkau tidak melihatnya, sesungguhnya Dia pasti melihatmu." Orang
itu berkata lagi,"Beritahukan kepadaku tentang kiamat" Rasulullah
menjawab," Orang yang ditanya itu tidak lebih tahu dari yang
bertanya." selanjutnya orang itu berkata lagi,"beritahukan kepadaku
tentang tanda-tandanya" Rasulullah menjawab," Jika hamba perempuan
telah melahirkan tuan puterinya, jika engkau melihat orang-orang yang tidak
beralas kaki, tidak berbaju, miskin dan penggembala kambing, berlomba-lomba
mendirikan bangunan." Kemudian pergilah ia, aku tetap tinggal beberapa
lama kemudian Rasulullah berkata kepadaku, "Wahai Umar, tahukah engkau
siapa yang bertanya itu?" Saya menjawab," Alloh dan Rosul-Nya lebih
mengetahui" Rasulullah berkata," Ia adalah Jibril, dia datang untuk
mengajarkan kepadamu tentang agama kepadamu"
[Muslim no. 8]
|
|
|
الحديث
الثالث
HADITS KE-3
|
RUKUN ISLAM
|
|
|
عن أبي عـبد الرحمن عبد الله بن عـمر بـن
الخطاب رضي الله عـنهما ، قـال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسـلم يقـول : بـني
الإسـلام على خـمـس : شـهـادة أن لا إلـه إلا الله وأن محمد رسول
الله ، وإقامة الصلاة ، وإيـتـاء الـزكـاة ، وحـج البيت ، وصـوم رمضان
|
|
|
Dari Abu
Abdirrahman, Abdullah bin Umar bin Al-Khathab radhiallahu 'anhuma berkata :
saya mendengar Rasulullah bersabda: "Islam didirikan diatas lima perkara
yaitu bersaksi bahwa tiada sesembahan yang berhak disembah secara benar
kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat,
mengeluarkan zakat, mengerjakan haji ke baitullah dan berpuasa pada bulan
ramadhan".
[Bukhari no.8, Muslim no.16]
|
|
|
الحديث الرابع
HADITS
KE-4
|
TAKDIR
MANUSIA TELAH DITETAPKAN
|
||
|
عن
أبي عبدالرحمن عبدالله بن مسعود رضي الله عنه قال حدثنا رسول الله صلى الله عليه
وسلم وهو الصادق المصدوق " إن أحدكم يجمع خلقه في بطن أمه أربعين يوما نطفة
ثم علقه مثل ذلك ثم يكون مضغة مثل ذلك , ثم يرسل إليه الملك فينفخ فيه الروح ,
ويؤمر بأربع كلمات : بكتب رزقه , وأجله , وعمله , وشقي أم سعيد . فوالله الذي لا إله غيره
إن أحدكم ليعمل بعمل أهل الجنة حتى ما يكون بينه وبينها إلا ذراع فيسبق عليه
الكتاب فيعمل بعمل أهل النار , وإن أحدكم ليعمل بعمل أهل النار حتى ما
يكون بينه وبينها إلا ذراع فيسبق عليه الكتاب فيعمل بعمل أهل الجنة
|
||
|
Dari Abu 'Abdirrahman Abdullah
bin Mas'ud radhiallahu 'anh, dia berkata : bahwa Rasulullah telah bersabda,
"Sesungguhnya tiap-tiap kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim
ibunya selama 40 hari berupa nutfah, kemudian menjadi 'Alaqoh (segumpal darah)
selama itu juga lalu menjadi Mudhghoh (segumpal daging) selama itu juga,
kemudian diutuslah Malaikat untuk meniupkan ruh kepadanya lalu diperintahkan
untuk menuliskan 4 kata : Rizki, Ajal, Amal dan Celaka/bahagianya. maka demi
Alloh yang tiada Tuhan selainnya, ada seseorang diantara kalian yang
mengerjakan amalan ahli surga sehingga tidak ada jarak antara dirinya dan
surga kecuali sehasta saja. kemudian ia didahului oleh ketetapan Alloh lalu
ia melakukan perbuatan ahli neraka dan ia masuk neraka. Ada diantara kalian
yang mengerjakan amalan ahli neraka sehingga tidak ada lagi jarak antara
dirinya dan neraka kecuali sehasta saja. kemudian ia didahului oleh ketetapan
Alloh lalu ia melakukan perbuatan ahli surga dan ia masuk surga.
[Bukhari
no. 3208, Muslim no. 2643]
|
||
|
الحديث
الخامس
HADITS
KE-5
|
SEMUA PERBUATAN BID'AH TERTOLAK
|
|
|
عن أم المؤمنين أم عبدالله عائشة رضي الله
عنها قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " من أحدث في أمرنا هذا ما
ليس منه فهو رد " رواه البخاري ومسلم , وفي رواية لمسلم "
من عمل عملا ليس عليه أمرنا فهو رد
|
|
|
Dari Ummul
mukminin, Ummu 'Abdillah, ‘Aisyah radhiallahu 'anha, ia berkata bahwa
Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yang mengada-adakan sesuatu dalam urusan
agama kami ini yang bukan dari kami, maka dia tertolak". (Bukhari dan
Muslim. Dalam riwayat Muslim : “Barangsiapa melakukan suatu amal yang tidak
sesuai urusan kami, maka dia tertolak”)
[Bukhari no. 2697, Muslim no. 1718]
|
|
|
الحديث
السادس
HADITS
KE-6
|
DALIL
YANG HALAL DAN YANG HALAM TELAH JELAS
|
|
|
عن أبي عبدالله النعمان بن بشير رضي الله
عنهما قال : سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول " إن الحلال بين و
الحرام بين , وبينهما مشتبهات قد لا يعلمهن كثير من الناس , فمن اتقى الشبهات فقد
استبرأ لدينه وعرضه , ومن وقع في الشبهات فقد وقع في الحرام , كالراعي يرعى حول
الحمى يوشك أن يرتع فيه , ألا وأن لكل ملك حمى , ألا وإن حمى الله محارمه , إلا
وإن في الجسد مضغة إذا صلحت صلح الجسد كله , وإذا فسدت فسد الجسد كله , ألا وهي
القلب
|
|
|
Dari Abu
'Abdillah An-Nu'man bin Basyir radhiallahu 'anhuma berkata,"Aku
mendengar Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya yang Halal itu jelas dan yang
haram itu jelas, dan diantara keduanya ada perkara yang samar-samar,
kebanyakan manusia tidak mengetahuinya, maka barangsiapa menjaga dirinya dari
yang samar-samar itu, berarti ia telah menyelamatkan agama dan kehormatannya,
dan barangsiapa terjerumus dalam wilayah samar-samar maka ia telah terjerumus
kedalam wilayah yang haram, seperti penggembala yang menggembala di sekitar
daerah terlarang maka hampir-hampir dia terjerumus kedalamnya. Ingatlah
setiap raja memiliki larangan dan ingatlah bahwa larangan Alloh apa-apa yang
diharamkan-Nya. Ingatlah bahwa dalam jasad ada sekerat daging jika ia baik
maka baiklah seluruh jasadnya dan jika ia rusak maka rusaklah seluruh
jasadnya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati”.
[Bukhari no. 52, Muslim no. 1599]
|
|
|
الحديث
السابع
HADITS
KE-7
|
AGAMA
ADALAH NASIHAT
|
|
|
عن أبي تميم بن أوس الـداري
رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال " الدين النصيحة قلنا لمن ؟ قال : لله
ولرسوله وللأئمة المسلمين و عامتهم
|
|
|
Dari Abu Ruqayyah Tamiim bin Aus Ad Daari
radhiallahu 'anh, “Sesungguhnya Rasulullah telah bersabda : Agama itu adalah
Nasehat , Kami bertanya : Untuk Siapa ?, Beliau bersabda : Untuk Allah,
Kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin umat Islam, dan bagi seluruh kaum muslim”
[Muslim no.
55]
|
|
|
الحديث
الثامن
HADITS
KE-8
|
PERINTAH
MEMERANGI MANUSIA YANG TIDAK MELAKSANAKAN SHALAT DAN MENGELUARKAN ZAKAT
|
|
|
عن
ابن عمر رضي الله عنهما أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال " أمرت أن
أقاتل الناس حتى يشهدوا أن لا إله إلا الله وأن محمدا رسول الله ويقيموا الصلاة
ويؤتوا الزكاة , فإذا فعلوا ذلك عصموا مني دماءهم وأموالهم إلا بحق الإسلام
وحسابهم على الله تعالى
|
|
|
Dari Ibnu 'Umar radhiallahu 'anhuma,
sesungguhnya Rasulullah telah bersabda : "Aku diperintah untuk memerangi
manusia sampai ia mengucapkan laa ilaaha illallaah, menegakkan shalat dan
mengeluarkan zakat. Barangsiapa telah mengucapkannya, maka ia telah
memelihara harta dan jiwanya dari aku kecuali karena alasan yang hak dan
kelak perhitungannya terserah kepada Allah Ta'ala".
[Bukhari no. 25, Muslim no. 22]
|
|
|
الحديث التاسع
HADITS
KE-9
|
MELAKSANAKAN
PERINTAH SESUAI KEMAMPUAN
|
|
|
عن
أبي هريرة عبدالرحمن بن صخر رضي الله عنه قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم
يقول ما نهيتكم عنه فاجتنبوه وما أمرتكم به فأتوا منه ما استطعتم , فإنما أهلك
الذين من قبلكم كثرة مسائلم واختلافهم على أنبيائهم
|
|
|
Dari Abu Hurairah, 'Abdurrahman bin Shakhr
radhiallahu 'anh, ia berkata : Aku mendengar Rasulullah bersabda : "Apa
saja yang aku larang kamu melaksanakannya, hendaklah kamu jauhi dan apa saja
yang aku perintahkan kepadamu, maka lakukanlah menurut kemampuan kamu.
Sesungguhnya kehancuran umat-umat sebelum kamu adalah karena banyak bertanya
dan menyalahi nabi-nabi mereka (tidak mau taat dan patuh)"
[Bukhari no. 7288, Muslim no. 1337]
|
|
|
الحديث
العاشر
HADITS
KE-10
|
MAKAN
DARI RIZKI YANG HALAL
|
|
|
عن
أبي هريرة –رضي الله عنه – قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " إن
الله تعالى طيب لا يقبل إلا طيبا ،وان الله أمر المؤمنين بما أمر به المرسلين
..فقال تعالى " يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ
وَاعْمَلُوا صَالِحًا... " المؤمنون /51... وقال الله تعالى يَا أَيُّهَا
الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُم ..." البقرة/172
... ثم ذكر رجل يطيل السفر أشعث اغبر يمد يده إلى السماء يا رب يا رب ، ومطعمه
حرام ومشربه حرام وملبسة حرام وغذي بالحرام فإنى يستجاب له
|
|
|
Dari Abu Hurairah
radhiallahu 'anh, ia berkata : “Telah bersabda Rasululloh : “ Sesungguhnya
Allah itu baik, tidak menerima sesuatu kecuali yang baik. Dan sesungguhnya
Allah telah memerintahkan kepada orang-orang mukmin (seperti) apa yang telah
diperintahkan kepada para rasul, maka Allah telah berfirman: Wahai para
Rasul, makanlah dari segala sesuatu yang baik dan kerjakanlah amal shalih.
Dan Dia berfirman: Wahai orang-orang yang beriman, makanlah dari apa-apa yang
baik yang telah Kami berikan kepadamu.’ Kemudian beliau menceritakan kisah
seorang laki-laki yang melakukan perjalanan jauh, berambut kusut, dan berdebu
menengadahkan kedua tangannya ke langit seraya berdo’a: “Wahai Tuhan, wahai
Tuhan” , sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan
dikenyangkan dengan makanan haram, maka bagaimana orang seperti ini dikabulkan
do’anya".
[Muslim
no. 1015]
|
|
|
الحديث الحادي عشر
HADITS KE-11
|
TINGGALKAN
KERAGU-RAGUAN
|
|
|
عن
أبي محمد الحسن بن علي بن أبي طالب سبط رسول الله صلى الله عليه وسلم وريحانته
رضي الله عنهما قال حفظت من رسول الله صلى الله عليه وسلم " دع ما يريبك
إلى ما لا يريبك " رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح
|
|
|
Dari Abu
Muhammad, Al Hasan bin ‘Ali bin Abu Thalib, cucu Rasululloh Shallallahu
‘alaihi wa Sallam dan kesayangan beliau radhiallahu 'anhuma telah berkata :
“Aku telah menghafal (sabda) dari Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa Sallam:
“Tinggalkanlah apa-apa yang meragukan kamu, bergantilah
kepada apa yang tidak meragukan kamu“(HR. Tirmidzi dan berkata Tirmidzi : Ini
adalah Hadits Hasan Shahih)
[Tirmidzi
no. 2520, dan An-Nasa-i no. 5711]
|
|
|
الحديث
الثاني عشر
HADITS
KE-12
|
MENINGGALKAN
YANG TIDAK BERMANFAAT
|
|
|
عن
أبي هريرة رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " من حسن
إسلام المرء ترك ما لا يعنيه " حديث حسن رواه الترمذي وغيره هكذا
|
|
|
Dari Abu Hurairah
radhiyallahu anhu, ia berkata : "Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi
wa Sallam : "Sebagian dari kebaikan keislaman seseorang ialah
meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya" ".
[Tirmidzi
no. 2318, Ibnu Majah no. 3976]
|
|
|
الحديث
الثالث عشر
HADITS
KE-13
|
MENCINTAI
MILIK ORANG LAIN SEPERTI MENCINTAI MILIKNYA SENDIRI
|
|
|
عن
أبي حمزة أنس بن مالك رضي الله عنه –خادم رسول اله صلى الله عليه وسلم قال
" لا يؤمن أحدكم حتى يحب لأخيه ما يحب لنفسه
|
|
|
Dari Abu Hamzah, Anas bin Malik
radhiyallahu anhu, pelayan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, dari
Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Tidak beriman seseorang
di antara kamu sehingga ia mencintai milik saudaranya (sesama muslim) seperti
ia mencintai miliknya sendiri”.
[Bukhari no.
13, Muslim no. 45]
|
|
|
الحديث
الرابع
HADITS
KE-14
|
LARANGAN
BERZINA, MEMBUNUH, DAN MURTAD
|
|
|
ابن
مسعود رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " لا يحل دمُ
امرئ مسلم يشهد أن لا إله إلا الله وأني رسول الله إلا بإحدى ثلاث : الثيب
الزاني , والنفس بالنفس , والتارك لدينه المفارق للجماعة
|
|
|
Ibnu Mas’ud radhiyallahu anhu, ia berkata :
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda : ‘Tidak halal darah
seorang muslim kecuali Karena salah satu di antara tiga perkara : orang yang
telah kawin berzina, jiwa dengan jiwa, dan orang yang meninggalkan agamanya
yaitu merusak jama’ah’ “.
[Bukhari
no. 6878, Muslim no. 1676]
|
|
|
الحديث
الخامس عشر
HADITS
KE-15
|
BERKATA
BAIK ATAU LEBIH BAIK DIAM, SERTA MEMULIAKAN TAMU
|
|
|
عن
أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : من كان يؤمن
بالله واليوم الاخر فليقل خيراً أو ليصمت , ومن كان يوم بالله واليوم الاخر
فليكرم جاره , ومن كان يؤمن بالله واليوم الاخر فليكرم ضيفه
|
|
|
Dari Abu Hurairah
radhiyallahu anhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam
telah bersabda : “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat,
maka hendaklah ia berkata baik atau diam, barang siapa yang beriman kepada
Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia memuliakan tetangga dan barang
siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia
memuliakan tamunya”.
[Bukhari no. 6018, Muslim no. 47]
|
|
|
الحديث
السادس عشر
HADITS
KE-16
|
JANGAN
MUDAH MARAH
|
|
|
عن
أبي هريرة رضي الله عنه أن رجلا قال للنبي صلى الله عليه وسلم : أوصني قال :
" لا تغضب " فردد مِرارا , قال : لا تغضب
|
|
|
Dari Abu Hurairah
radhiyallahu 'anhu, bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi
Shallallahu ‘alaihi wa Sallam: “Berilah wasiat kepadaku”. Sabda Nabi
Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Janganlah engkau mudah marah”. Maka
diulanginya permintaan itu beberapa kali. Sabda beliau : “Janganlah engkau
mudah marah”.
[Bukhari no. 6116]
|
|
|
الحديث
السابع عشر
HADITS
KE-17
|
BERBUAT
BAIK DALAM SEGALA URUSAN
|
|
|
عن
أبي يعلى شداد بن أوس رضي الله عنه عن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : " إن
الله كتب الإحسان على كل شيء , فإذا قتلتم فأحسنوا القتلة , وإذا ذبحتم فأحسنوا
الذبحة وليحد أحدكم شفرته وليرح ذبيحته " رواه مسلم
|
|
|
Dari Abu Ya'la,
Syaddad bin Aus radhiyallahu 'anhu, dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa
Sallam beliau telah bersabda : “ Sesungguhnya Allah mewajibkan berlaku baik
pada segala hal, maka jika kamu membunuh hendaklah membunuh dengan cara yang
baik dan jika kamu menyembelih maka sembelihlah dengan cara yang baik dan
hendaklah menajamkan pisau dan menyenangkan hewan yang disembelihnya”.
[Muslim
no. 1955]
|
|
|
الحديث
الثامن عشر
HADITS
KE-18
|
SETELAH
MELAKUKAN DOSA, SEGERA LAKUKAN KEBAIKAN
|
|
|
عن
أبي ذر جندب بن جنادة وأبي عبدالرحمن معاذ بن جبل رضي الله عنهما عن رسول الله
صلى الله عليه وسلم قال " اتق الله حيثما كنت , وأتبع السيئة الحسنة تمحها وخالق الناس
بخلق حسن " رواه الترمذي , وقال : حديث حسن وفي بعض النسخ : حسن صحيح
|
|
|
Dari Abu Dzar,
Jundub bin Junadah dan Abu ‘Abdurrahman, Mu’adz bin Jabal radhiyallahu
'anhuma, dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, beliau bersabda :
“Bertaqwalah kepada Allah di mana saja engkau berada dan susullah sesuatu
perbuatan dosa dengan kebaikan, pasti akan menghapuskannya dan bergaullah
sesama manusia dengan akhlaq yang baik”. (HR. Tirmidzi, ia telah berkata :
Hadits ini hasan, pada lafazh lain derajatnya hasan shahih)
[Tirmidzi no. 1987]
|
|
|
الحديث
التاسع عشر
HADITS
KE-19
|
WASIAT
RASULULLAH KEPADA IBNU 'ABBAS, MINTA TOLONG DAN BERLINDUNG PADA ALLAH
|
|
|
عن
أبي العباس عبدالله بن عباس رضي الله عنه قال كنت خلف النبي صلى الله عليه وسلم
يوماً فقال " يا غلام , إني أعلمك كلمات : احفظ الله يحفظك , احفظ
الله تجده تجاهك , إذا سألت فاسأل الله وإذا استعنت فاستعن بالله , واعلم
أن الأمة لو اجتمعت على أن ينفعوك بشيء لم ينفعوك إلا بشيء قد كتبه الله لك , وإن
اجتمعوا على أن يضروك بشيء لم يضروك إلا بشيء قد كتبه الله عليك , رفعت الأقلام
وجفت الصحف " رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح وفي رواية غير الترمذي : احفظ
الله تجده أمامك , تعرف إلى الله في الرخاء يعرفك في الشدة , واعلم أن ما أخطأك
لم يكن ليصيبك وما أصابك لك يكن ليخطئك , واعلم أن النصر مع الصبر , وأن الفرج
مع الكرب , وأن مع العسر يسراً
|
|
|
Dari Abu Al
‘Abbas, ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu anhu, ia berkata : Pada suatu hari
saya pernah berada di belakang Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, beliau
bersabda : "Wahai anak muda, aku akan mengajarkan kepadamu beberapa
kalimat : Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjaga kamu. Jagalah Allah, niscaya
kamu akan mendapati Dia di hadapanmu. Jika kamu minta, mintalah kepada Allah.
Jika kamu minta tolong, mintalah tolong juga kepada Allah. Ketahuilah,
sekiranya semua umat berkumpul untuk memberikan kepadamu sesuatu keuntungan,
maka hal itu tidak akan kamu peroleh selain dari apa yang sudah Allah
tetapkan untuk dirimu. Sekiranya mereka pun berkumpul untuk melakukan sesuatu
yang membahayakan kamu, niscaya tidak akan membahayakan kamu kecuali apa yang
telah Allah tetapkan untuk dirimu. Segenap pena telah diangkat dan
lembaran-lembaran telah kering." (HR. Tirmidzi, ia telah berkata :
Hadits ini hasan, pada lafazh lain hasan shahih. Dalam riwayat selain
Tirmidzi : “Hendaklah kamu selalu mengingat Allah, pasti kamu mendapati-Nya
di hadapanmu. Hendaklah kamu mengingat Allah di waktu lapang (senang),
niscaya Allah akan mengingat kamu di waktu sempit (susah). Ketahuilah bahwa
apa yang semestinya tidak menimpa kamu, tidak akan menimpamu, dan apa yang
semestinya menimpamu tidak akan terhindar darimu. Ketahuilah sesungguhnya
kemenangan menyertai kesabaran dan sesungguhnya kesenangan menyertai
kesusahan dan kesulitan”)
[Tirmidzi no. 2516]
|
|
|
الحديث
العشرون
HADITS
KE-20
|
ANJURAN
MEMILIKI RASA MALU
|
|
|
عن
أبي مسعود عقبة بن عمرو الأنصاري البدري – رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى
الله عليه وسلم " إن ما أدرك الناس من كلام النبوة الأولى , إذا لم تستح
فاصنع ما شئت " رواه البخاري
|
|
|
Dari Abu Mas'ud,
‘Uqbah bin ‘Amr Al Anshari Al Badri radhiyallahu anhu, ia berkata :
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam telah bersabda : "Sesungguhnya
diantara yang didapat
manusia dari kalimat kenabian yang pertama ialah : Jika engkau tidak malu,
berbuatlah sekehendakmu." (HR. Bukhari)
[Bukhari no. 3483]
|
|
|
الحديث
الحادي والعشرون
HADITS
KE-21
|
ISTIQOMAH
|
|
|
عن
أبي عمرو وقيل : أبي عمرة سفيان بن عبدالله الثقفي رضي الله عنه – قال : يا
رسول الله , قل لي في الإسلام قولاً لا أسأل عنه أحداً غيرك, قال " قل آمنت
بالله ثم استقم " رواه مسلم .
|
|
|
Dari Abu ‘Amrah
Sufyan bin ‘Abdullah radhiyallahu anhu, ia berkata : " Aku telah berkata
: ‘Wahai Rasulullah, katakanlah kepadaku tentang Islam, suatu perkataan
yang aku tak akan dapat menanyakannya kepada seorang pun kecuali kepadamu’.
Bersabdalah Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa Sallam : ‘Katakanlah : Aku
telah beriman kepada Allah, kemudian beristiqamalah kamu’ “.
[Muslim
no. 38]
|
|
|
الحديث
الثاني والعشرون
HADITS
KE-22
|
MELAKSANAKAN
SYARI'AT ISLAM DENGAN BENAR
|
|
|
عن أبي عبدالله جابر بن عبدالله الأنصاري
رضي الله عنهما أن رجلاً سأل رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال : أرأيت إذا
صليت المكتوبات ,وصمت رمضان وأحللت الحلال , وحرمت الحرام
ولم أزد على ذلك شيئاً أأدخل الجنة ؟ قال - نعم - رواه مسلم
|
|
|
Dari Abu ‘Abdullah, Jabir bin ‘Abdullah Al
Anshari radhiyallahu anhuma, sungguh ada seorang laki-laki bertanya kepada
Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa Sallam : “Bagaimana pendapatmu jika aku
melakukan shalat fardhu, puasa pada bulan Ramadhan, menghalalkan yang halal
(melaksanakannya dengan penuh keyakinan), mengharamkan yang haram
(menjauhinya) dan aku tidak menambahkan selain itu sedikit pun, apakah aku
akan masuk surga?" Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menjawab : " Ya"
[Muslim
no. 15]
|
|
|
الحث
الثالث والعشرون
HADITS
KE-23
|
SUCI
ITU SEBAGIAN DARI IMAN
|
|
|
عن
أبي مالك –الحارث بن عاصم- الأشعري رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله
عليه وسلم - الطهور شطر الإيمان والحمد لله تملأ الميزان وسبحان الله والحمد لله
تملأ ما بين السماء والأرض والصلاة نور والصدقة برهان والصبر ضياء والقران حجة
لك أو عليك كل الناس يغدو فبائع نفسه فمعتقها أو مُوبقها -" رواه مسلم
|
|
|
Dari Abu Malik,
Al Harits bin Al Asy'ari radhiyallahu 'anhu, ia berkata : “Telah bersabda
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam : ‘Suci
itu sebagian dari iman, (bacaan) alhamdulillaah memenuhi timbangan, (bacaan)
subhaanallaah dan alhamdulillaah keduanya memenuhi ruang yang ada di antara
langit dan bumi. Shalat itu adalah nur, shadaqah adalah pembela, sabar adalah
cahaya, dan Al-Qur'an menjadi pembela kamu atau musuh kamu. Setiap manusia
bekerja, lalu dia menjual dirinya, kemudian pekerjaan itu dapat
menyelamatkannya atau mencelakakannya”.
[Muslim no. 223]
|
|
|
الحديث
الرابع والعشرون
HADITS
KE-24
|
HARAMNYA
BERBUAT ZALIM
|
|
|
عن
أبي ذر الغفاري رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم فيما يرويه عن ربه
عزوجل أنه قال : - يا عبادي إني حرمت الظلم على نفسي , وجعلته بينكم محرماً فلا تظالموا , يا
عبادي كلكم ضال إلا من هديته فاستهدوني أهدكم , يا عبادي كلكم جائع إلا من أطعمته
فاستطعموني أطعمكم , يا عبادي كلكم عارٍ إلا من كسوته فاستكسوني أكسكم , يا
عبادي إنكم تخطئون بالليل والنهار وأنا أغفر الذنوب جميعاً فاستغفروني أغفر لكم
, يا عبادي إنكم لن تبلغوا ضري فتضروني ولن تبلغوا نفعي فتنفعوني, يا عبادي , لو
أن أولكم و آخركم,
وإنكسم وجنكم كانوا على أتقى قلب رجل واحد منكم ما زاد
ذلك في ملكي شيئاً
, يا عبادي لو أن أولكم و آخركم وإنكسم وجنكم
كانوا على أفجر قلب رجل واحد منكم ما نقص ذلك في ملكي شيئاً , يا عبادي لو أن
أولكم و آخركم وإنكسم وجنكم قاموا على صعيد واحد فسألوني فأعطيت كل واحد مسألته
ما نقص ذلك مما عندي إلا كما ينقص المخيط إذا أدخل البحر , يا عبادي إنما هي
أعمالكم أحصيها لكم ثم أوفيكم إياها فمن وجد خيراً فليحمد الله ومن وجد غير ذلك
فلا يلومن إلا نفسه - رواه مسلم
|
|
|
Dari Abu Dzar
Al-Ghifari radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, beliau
meriwayatkan dari Allah 'azza wa Jalla, sesungguhnya Allah telah berfirman:
"Wahai hamba-Ku, sesungguhnya Aku mengharamkan (berlaku) zhalim atas
diri-Ku dan Aku menjadikannya di antaramu haram, maka janganlah kamu saling
menzhalimi. Wahai hamba-Ku, kamu semua sesat kecuali orang yang telah Kami
beri petunjuk, maka hendaklah kamu minta petunjuk kepada-Ku, pasti Aku
memberinya. Kamu semua adalah orang yang lapar, kecuali orang yang Aku beri
makan, maka hendaklah kamu minta makan kepada-Ku, pasti Aku memberinya. Wahai
hamba-Ku, kamu semua asalnya telanjang, kecuali yang telah Aku beri pakaian,
maka hendaklah kamu minta pakaian kepada-Ku, pasti Aku memberinya. Wahai
hamba-Ku, sesungguhnya kamu melakukan perbuatan dosa di waktu siang dan
malam, dan Aku mengampuni dosa-dosa itu semuanya, maka mintalah ampun
kepada-Ku , pasti Aku mengampuni kamu. Wahai hamba-Ku, sesungguhnya kamu
tidak akan dapat membinasakan Aku dan kamu tak akan dapat memberikan manfaat
kepada Aku. Wahai hamba-Ku, kalau orang-orang terdahulu dan yang terakhir
diantaramu, sekalian manusia dan jin, mereka itu bertaqwa seperti orang yang
paling bertaqwa di antaramu, tidak akan menambah kekuasaan-Ku sedikit pun,
jika orang-orang yang terdahulu dan yang terakhir di antaramu, sekalian
manusia dan jin, mereka itu berhati jahat seperti orang yang paling jahat di
antara kamu, tidak akan mengurangi kekuasaan-Ku sedikit pun juga. Wahai
hamba-Ku, jika orang-orang terdahulu dan yang terakhir di antaramu, sekalian
manusia dan jin yang tinggal di bumi ini meminta kepada-Ku, lalu Aku memenuhi seluruh permintaan mereka,
tidaklah hal itu mengurangi apa yang ada pada-Ku, kecuali sebagaimana
sebatang jarum yang dimasukkan ke laut. Wahai hamba-Ku, sesungguhnya itu
semua adalah amal perbuatanmu. Aku catat semuanya untukmu, kemudian Kami
membalasnya. Maka barang siapa yang mendapatkan kebaikan, hendaklah bersyukur
kepada Allah dan barang siapa mendapatkan selain dari itu, maka janganlah
sekali-kali ia menyalahkan kecuali dirinya sendiri”.
[Muslim no. 2577]
|
|
|
الحديث
الخامس والعشرون
HADITS KE-25
|
BERSEDEKAH
TIDAK MESTI DENGAN HARTA
|
|
|
عن
أبي ذر رضي الله عنه أن أناساً من أصحاب رسول الله صلى الله عليه وسلم قالوا
للنبي صلى الله عليه وسلم : يا رسول الله ذهب أهل الدثور بالأجور يُصلون كما
نصلي ويصومون كما نصوم ويتصدقون بفضول أموالهم قال - أوليس الله جعل لكم ما تصدقون به إن لكم
بكل تسبيحة صدقة , وكل تكبيرة صدقة , وكل تحميدة صدقة وكل تهليله صدقة , وأمر
بالمعروف صدقة ونهي عن منكر صدقة ,وفي يُضح أحدكم صدقة - قالوا يا رسول
الله أيأتي أحدنا شهوته ويكون له فيها أجر ؟ قال - أرأيتم لو وضعها في حرام أكان عليه وزر
فكذلك إذا وضعها في الحلال كان له أجر
|
|
|
Dari Abu Dzar
radhiallahu 'anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, ia berkata:
Sesungguhnya sebagian dari para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa
Sallam berkata kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam : “Wahai Rasulullah,
orang-orang kaya lebih banyak mendapat pahala, mereka mengerjakan shalat
sebagaimana kami shalat, mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa, dan
mereka bershadaqah dengan kelebihan harta mereka”. Nabi bersabda : “Bukankah
Allah telah menjadikan bagi kamu sesuatu untuk bershadaqah ? Sesungguhnya
tiap-tiap tasbih adalah shadaqah, tiap-tiap tahmid adalah shadaqah, tiap-tiap
tahlil adalah shadaqah, menyuruh kepada kebaikan adalah shadaqah, mencegah
kemungkaran adalah shadaqah dan persetubuhan salah seorang di antara kamu
(dengan istrinya) adalah shadaqah “. Mereka bertanya : “ Wahai Rasulullah,
apakah (jika) salah seorang di antara kami memenuhi syahwatnya, ia mendapat
pahala?” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menjawab : “Tahukah engkau jika
seseorang memenuhi syahwatnya pada yang haram, dia berdosa, demikian pula
jika ia memenuhi syahwatnya itu pada yang halal, ia mendapat pahala”.
[Muslim
no. 1006]
|
|
|
الحديث
السادس والعشرون
HADITS KE-26
|
SEGALA
PERBUATAN BAIK ADALAH SEDEKAH
|
|
|
عن
أبي هريرة رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم - كل سُلامى من
الناس صدقة , كل يوم تطلع فيه الشمس تعدل بين اثنين صدقة , وتعين الرجل في دابته فتحمله عليها أ,
ترفع عليها متاعه صدقة , والكلمة الطيبة صدقة , وبكل خطوة تمشيها
إلى الصلاة صدقة , وتميط الأذى عن الطريق صدقة " رواه البخاري ومسلم
|
|
|
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia
berkata : “Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam : ‘Setiap
anggota badan manusia diwajibkan bershadaqah setiap hari selama matahari
masih terbit. Kamu mendamaikan antara dua orang (yang berselisih) adalah
shadaqah, kamu menolong seseorang naik ke atas kendaraannya atau mengangkat
barang-barangnya ke atas kendaraannya adalah shadaqah, berkata yang baik itu
adalah shadaqah, setiap langkah berjalan untuk shalat adalah shadaqah, dan
menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah shadaqah ”.
[Bukhari
no. 2989, Muslim no. 1009]
|
|
|
الحديث
السابع والعشرون
HADITS
KE-27
|
MENJAUHI
PERBUATAN YANG MERESAHKAN
|
|
|
عن
النواس بن سمعان رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال " البر حسن
الخلق والإثم ما حاك في نفسك وكرهت أن يطلع عليه الناس " رواه مسلم ... وعن
وابصة بن مَعبد رضي الله عنه قال أتيت رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال "
جئت تسأل عن البر؟ " قلت : نعم قال " استفت قلبك , البر ما اطمأنت
إليه النفس واطمأن إليه القلب , والإثم ما حاك في النفس وتردد في الصدر وإن
أفتاك الناس وأفتوك " حديث حسن رويناه في مسندي الإمامين أحمد بن حنبل
والدرامي بإسناد حسن
|
|
|
Dari An Nawas bin
Sam'an radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, beliau
bersabda: “Kebajikan itu keluhuran akhlaq sedangkan dosa adalah apa-apa yang
dirimu merasa ragu-ragu dan kamu tidak suka jika orang lain mengetahuinya”.
(HR. Muslim)
Dan dari Wabishah
bin Ma’bad radhiyallahu anhu, ia berkata : “Aku telah datang kepada
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, lalu beliau bersabda : ‘Apakah
engkau datang untuk bertanya tentang kebajikan ?’ Aku menjawab : ‘Benar’.
Beliau bersabda : ‘Mintalah fatwa dari hatimu. Kebajikan itu adalah apa-apa
yang menentramkan jiwa dan menenangkan hati dan dosa itu adalah apa-apa yang
meragukan jiwa dan meresahkan hati, walaupun orang-orang memberikan fatwa
kepadamu dan mereka membenarkannya”. (HR. Imam Ahmad bin Hanbal dan
Ad-Darimi, Hadits hasan)
[Imam
Ahmad bin Hanbal no. 4/227, Ad-Darimi no. 2/246]
|
|
|
الحديث
الثامن والعشرون
HADITS KE-28
|
BERPEGANG
TEGUH PADA SUNNAH RASULULLAH DAN KHULAFAUR RASYIDIN (PARA SAHABAT)
|
|
|
عن
أبي نجيح العرباض بن سارية رضي الله عنه قال : وعظنا رسول الله صلى الله عليه وسلم
موعظة وجلت منها القلوب وذرفت منها العيون , فقلنا يل رسول الله كأنها موعظة مودعٍ
فأوصنا , قال - أوصيكم بتقوى الله عزوجل , والسمع والطاعة وإن تأمر عليك عبد ,
فإنه من يعش منكم فسيرى اختلافاً كثيراً . فعليكم بسنتي وسنة الخلفاء الراشدين
المهدين عضوا عليها بالنواجذ , وإياكم ومحدثات الأمور فإن كل بدعة ضلالة - رواه
أبوداود والترمذي وقال : حديث حسن صحيح
|
|
|
Abu Najih, Al
‘Irbad bin Sariyah ra. ia berkata : “Rasulullah telah memberi nasehat kepada
kami dengan satu nasehat yang menggetarkan hati dan membuat airmata
bercucuran”. kami bertanya ,"Wahai Rasulullah, nasihat itu seakan-akan
nasihat dari orang yang akan berpisah selamanya
(meninggal), maka berilah kami wasiat" Rasulullah bersabda, "Saya
memberi wasiat kepadamu agar tetap bertaqwa kepada Alloh yang Maha Tinggi
lagi Maha Mulia, tetap mendengar dan ta'at walaupun yang memerintahmu seorang
hamba sahaya (budak). Sesungguhnya barangsiapa diantara kalian masih hidup
niscaya bakal menyaksikan banyak perselisihan. karena itu berpegang teguhlah
kepada sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin yang lurus (mendapat petunjuk)
dan gigitlah dengan gigi geraham kalian. Dan jauhilah olehmu hal-hal baru
karena sesungguhnya semua bid'ah itu sesat." (HR. Abu Daud dan At
Tirmidzi, Hadits Hasan Shahih)
[Abu Dawud no. 4607, Tirmidzi no. 2676]
|
|
|
الحديث
التاسع والعشرون
HADITS
KE-29
|
SHALAT
LAIL MENGHAPUS DOSA
|
|
|
عن
معاذ بن جبل رضي الله عنه قال : قلت يا رسول الله أخبرني عن عمل يدخلني الجنة و
يباعدني عن النار ؟ قال - لقد جئت تسأل عن عظيم وإنه ليسير على من يسره الله
تعالى عليه : تعبد الله لا تشرك به شيئاً وتقيم الصلاة وتؤتي الزكاة وتصوم رمضان
وتحج البيت , ثم قال : ألا أدلك على أبواب الخير ؟ الصوم جُنة والصدقة تطفئ
الخطيئة كما يطفئ الماء النار , وصلاة الرجل في جوف الليل ثم تلا - تَتَجَافَى
جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا
رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُون*فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِيَ لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ
أَعْيُنٍ جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونََ - ]السجدة16-17]... ثم قال ألا
أخبرك برأس الأمر وعموده وذروة سنامه ؟ - قلت : بلى , يا رسول الله قال "
رأسٍ الإسلام , وعموده
الصلاة وذروة سنامه الجهاد " ثم قال : ألا أخبرك بملاك ذلك كله ؟ " فقلت
ك بلى يا رسول الله , فأخذ بلساني وقال - كف عليك هذا - فقلت : يا نبي الله , و
إنا لمؤاخذون بما نتكلم ؟ فقال- ثكلتك أمك , وهل يكب الناس في النار على وجوههم - أو
قال - على مناخرهم إلا حصائد ألسنتهم ؟! - رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح
|
|
|
Dari Mu’adz bin
Jabal radhiallahu 'anhu, ia berkata : Aku berkata : “Ya Rasulullah,
beritahukanlah kepadaku suatu amal yang dapat memasukkan aku ke dalam surga
dan menjauhkan aku dari neraka”. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menjawab,
“Engkau telah bertanya tentang perkara yang besar, dan sesungguhnya itu
adalah ringan bagi orang yang digampangkan oleh Allah ta’ala. Engkau
menyembah Allah dan jangan menyekutukan sesuatu dengan-Nya, mengerjakan
shalat, mengeluarkan zakat, berpuasa pada bulan Ramadhan, dan mengerjakan
haji ke Baitullah”. Kemudian beliau bersabda : “Inginkah kuberi petunjuk
kepadamu pintu-pintu kebaikan? Puasa itu adalah perisai, shadaqah itu
menghapuskan kesalahan sebagaimana air memadamkan api, dan shalat seseorang
di tengah malam”. Kemudian beliau membaca ayat : “Tatajaafa junuubuhum ‘an
madhaaji’… hingga …ya’maluun“. Kemudian beliau bersabda: “Maukah bila aku
beritahukan kepadamu pokok amal tiang-tiangnya dan puncak-puncaknya?” Aku
menjawab : “Ya, wahai Rasulullah”. Rasulullah bersabda : “Pokok amal adalah
Islam, tiang-tiangnya adalah shalat, dan puncaknya adalah jihad”. Kemudian
beliau bersabda : “Maukah kuberitahukan kepadamu tentang kunci semua perkara
itu?” Jawabku : “Ya, wahai Rasulullah”. Maka beliau memegang lidahnya dan
bersabda : “Jagalah ini”. Aku bertanya : “Wahai Rasulullah, apakah kami
dituntut (disiksa) karena apa yang kami katakan?” Maka beliau bersabda :
“Semoga engkau selamat. Adakah yang menjadikan orang menyungkurkan mukanya
(atau ada yang meriwayatkan batang hidungnya) di dalam neraka, selain ucapan
lidah mereka?” (HR. Tirmidzi, ia berkata : “Hadits ini hasan shahih)
[Tirmidzi no. 2616]
|
|
|
الحديث
الثلاثون
HADITS
KE-30
|
LAKSANAKAN
PERINTAH AGAMA DAN MENJAUHI LARANGAN AGAMA
|
|
|
عن
أبي ثعلبة الخشني جرثوم بن ناشر – رضي الله عنه – عن رسول الله صلى الله علية وسلم قال :
" إن الله تعالى فرض فرائض فلا تضيعوها،وحد حدودا فلا تعتدوها، وحرم أشياء
فلا تنتهكوها ، وسكت عن أشياء رحمة لكم غير نسيان فلا تبحثوا عنها ". حديث
حسن رواه الدارقطني وغيره
|
|
|
Dari Abu
Tsa’labah Al Khusyani, jurtsum bin Nasyir radhiallahu 'anhu, dari Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, beliau telah bersabda :“Sesungguhnya Allah
ta’ala telah mewajibkan beberapa perkara, maka janganlah kamu meninggalkannya
dan telah menetapkan beberapa batas, maka janganlah kamu melampauinya dan
telah mengharamkan beberapa perkara maka janganlah kamu melanggarnya dan Dia
telah mendiamkan beberapa perkara sebagai rahmat bagimu bukan karena lupa,
maka janganlah kamu membicarakannya”. (HR. Daraquthni, Hadits hasan)
[Daruquthni
dalam Sunannya no. 4/184]
|
|
|
الحديث
الحادي والثلاثون
HADITS KE-31
|
ANJURAN ZUHUD
|
|
|
عن
ابي العباس سهل بن سعد الساعدي – رضي الله عن – قال : جاء رجل إلى النبي صلى الله علية
و سلم فقال : يا رسول الله الله ، دلني على عمل إذا عملته احبني الله و احبني
الناس فقال : - ازهد في الدنيا يحبك الله ، وازهد فيما عند الناس يحبك الناس-
حديث حسن رواه ابن ماجه و غيره باسانيد حسنه
|
|
|
Dari Abul ‘Abbas, Sahl bin Sa'ad
As-Sa'idi radhiallahu 'anhu, ia berkata: “Seorang laki-laki datang kepada
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam lalu berkata: ‘Wahai Rasulullah,
tunjukkanlah kepadaku suatu perbuatan yang jika aku mengerjakannya, maka aku
dicintai Allah dan dicintai manusia’. Maka sabda beliau : ‘Zuhudlah engkau
pada dunia, pasti Allah mencintaimu dan zuhudlah engkau pada apa yang
dicintai manusia, pasti manusia mencintaimu”. (HR. Ibnu Majah dan yang lainnya,
Hadits hasan)
[Ibnu Majah no. 4102]
|
|
|
الحديث
الثاني والثلاثون
HADITS KE-32
|
TIDAK BOLEH BERBUAT KERUSAKAN ATAU
BAHAYA
|
|
|
عن
أبى سعيد بن سعد بن سنان الخدري – رضي الله عنه – أن رسول الله صلى الله عليه و سلم قال
" لا ضرر و لا ضِرار " حديث حسن رواه ابن ماجه و الدارقطني و غيرهما
مسندا ورواه مالك في الموطأ مرسلا عن عمرو بن يحيى عن أبيه عن النبي صلى الله
عليه وسلم فأسقط أبا سعيد ، وله طرق أخرى يقوي بعضها بعضا
|
|
|
Dari Abu Sa'id, Sa’ad bin Malik bin Sinan
Al Khudri radhiyallahu anhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa
Sallam telah bersabda : “Janganlah engkau membahayakan dan saling merugikan”.
(HR. Ibnu Majah, Daraquthni dan
lain-lainnya, Hadits hasan. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Malik
dalam Al Muwaththa sebagai Hadits mursal dari Amr bin Yahya dari bapaknya
dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam tanpa menyebut Abu Sa’id. Hadits ini
mempunyai beberapa jalan yang saling menguatkan)
[Ibnu Majah no. 2341, Daruquthni no. 4/228, Imam Malik
(Muwaththo 2/746)]
|
|
|
الحديث
الثالث والثلاثون
HADITS KE-33
|
PENUDUH WAJIB MEMBAWA BUKTI, DAN
TERTUDUH CUKUP BERSUMPAH
|
|
|
عن ابن عباس – رضي الله عنه – أن رسول الله
صلى الله عليه و سلم قال - لو يعطى الناس بدعواهم ، لا دعى رجال أموال قوم و
دماءهم لكن البينة على من المدعي و اليمن على من أنكر - حديث حسن رواه البيهقي و
غيره هكذا، وبعضه في الصحيحين
|
|
|
Dari Ibnu ‘Abbas
radhiallahu 'anhuma, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam
bersabda : “Sekiranya setiap tuntutan orang dikabulkan begitu saja, niscaya
orang-orang akan menuntut darah orang lain atau hartanya. Akan tetapi,
haruslah ada bukti atau saksi bagi yang menuntut dan bersumpah bagi yang
mengingkari (dakwaan)”. (HR. Baihaqi,
hadits Hasan, sebagian lafazhnya ada pada riwayat Bukhari dan Muslim)
[Baihaqi (Sunan Baihaqi 10/252), dan yang
lain, juga sebagian lafaznya ada di shahih Bukhari dan Muslim]
|
|
|
الحديث
الرابع والثلاثون
HADITS
KE-34
|
KEWAJIBAN
MENGINGKARI/MEMBERANTAS KEMUNGKARAN
|
|
|
عن أبي سعيد الخدري – رضي الله عنه – قال :
قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول - من رأى منكم منكرا فليغيره بيده ،
فإن لم يستطع فبلسانه ، فإن لم يستطع فبقلبه و ذلك أضعف الإيمان - رواه مسلم
|
|
|
Dari Abu Sa'id Al Khudri radhiyallahu anhu,
ia berkata : Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda
: “Barang siapa di antaramu melihat kemungkaran, hendaklah ia merubahnya
(mencegahnya) dengan tangannya (kekuasaannya) ; jika ia tak sanggup, maka
dengan lidahnya (menasihatinya) ; dan jika tak sanggup juga, maka dengan
hatinya (merasa tidak senang dan tidak setuju) , dan demikian itu adalah
selemah-lemah iman”.
[Muslim
no. 49]
|
|
|
الحديث
الخامس والثلاثون
HADITS
KE-35
|
HARAMNYA
SIFAT DENGKI(HASAD), DAN MENCARI-CARI KESALAHAN ORANG
|
|
|
عن
أبى هريرة – رضي الله عنه – قال : قال رسول الله صلى الله عليه و سلم - لا
تحاسدوا ، و لا تناجشوا ، و لا تباغضوا و لا تدابروا ، و لا يبع بعضكم على بيع
بعض ، و كونوا عباد الله إخوانا ، السلم أخو المسلم لا يظلمه و لا يخذله ، و لا
يكذبه و لا يحقره ، التقوى ها هنا – و يشير إلى صدره ثلاث مرات – بحسب امرئ من
الشر أن يحقر أخاه المسلم كل المسلم على المسلم حرام دمه و ماله و عرضه - رواه
مسلم
|
|
|
Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, ia
berkata : “Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda : “Kamu
sekalian, satu sama lain Janganlah saling mendengki, saling menipu, saling
membenci, saling menjauhi dan janganlah membeli barang yang sedang ditawar
orang lain. Dan jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.
Seorang muslim itu adalah saudara bagi muslim yang lain, maka tidak boleh
menzhaliminya, menelantarkannya, mendustainya dan menghinakannya. Taqwa itu
ada di sini (seraya menunjuk dada beliau tiga
kali). Seseorang telah dikatakan berbuat jahat jika ia menghina saudaranya
sesama muslim. Setiap muslim haram darahnya bagi muslim yang lain, demikian
juga harta dan kehormatannya”.
[Muslim no. 2564]
|
|
|
الحديث السادس والثلاثون
HADITS KE-36
HADITS KE-36
|
SESAMA
MUSLIM WAJIB SALING BANTU
|
|
|
عن
ابي هريرة – رضي الله عنه قال- عن النبي صلى الله عليه و سلم قال - من نفس عن
مؤمن كربة من كرب الدنيا نفس الله عنه كربة من مرب يوم القيامة ، ومن يسر على
معسر يسر الله عليه في الدنيا و الآخرة ، ومن ستر مسلما ستره الله فى الدنيا و
الآخرة ، و الله في عون العبد ما كان العبد في عون أخيه . و من سلط طريقا يلتمس فيه علما سهل الله
به طريقا الى الجنة ، وما اجتمع قوم في بيت من بيوت الله يتلون كتاب الله و
يتدارسونه بينهم إلا نزلت عليهم السكينة و غشيتهم الرحمة و حفتهم الملائكة و
ذكرهم الله في من عنده ، و من بطأ به عمله لم يسرع به نسبه - رواه مسلم بهذا
اللفظ
|
|
|
Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu dari
Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam, beliau bersabda : “Barang siapa yang
melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya
satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah
urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat.
Barang siapa yang menutup aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi
aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama
hamba-Nya itu suka menolong saudaranya. Barang siapa menempuh suatu jalan
untuk mencari ilmu, pasti Allah memudahkan baginya jalan ke surga. Apabila
berkumpul suatu kaum di salah satu masjid untuk membaca Al Qur’an secara
bergantian dan mempelajarinya, niscaya mereka akan diliputi sakinah
(ketenangan), diliputi rahmat, dan dinaungi malaikat, dan Allah menyebut
nama-nama mereka di hadapan makhluk-makhluk lain di sisi-Nya. Barangsiapa
yang lambat amalannya, maka tidak akan dipercepat kenaikan derajatnya”.
(Lafazh riwayat Muslim)
[Muslim no. 2699]
|
|
|
الحد
يث السابع والثلاثون
HADITS KE-37
|
PAHALA
KEBAIKAN DILIPATGANDAKAN OLEH ALLAH
|
|
|
عن ابن عباس – رضي الله عنه – عن رسول الله صلى
الله عليه وسلم فيما يريه عن ربه تبارك و تعالى قال - إن الله كتب الحسنات و
السيئات ثم بين ذلك : فمن هم بحسنة فلم يعملها كتبها الله عنده حسنة كاملة و إن
هم بها فعملها كتبها الله عنده عشر حسنات إلى سبعمائة ضعف إلى أضعاف كثيرة ، و
إن هم بسيئة فلم يعملها كتبها الله عنده حسنة كاملة ، وإن هم بها فعملها كتبها
الله سيئة واحدة- رواه البخاري و مسلم في صحيحيهما بهذه الحروف
|
|
|
Dari Ibnu ‘Abbas
radhiallahu 'anhu, dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam, beliau
meriwayatkan dari Tuhannya, Tabaaraka wa ta’aala. Firman-Nya : “Sesungguhnya
Allah telah menetapkan nilai kebaikan dan kejahatan, kemudian Dia
menjelaskannya.
Maka barangsiapa berniat mengerjakan
kebaikan tetapi tidak dikerjakannya, Allah mencatatnya sebagai satu kebaikan
yang sempurna. Jika ia berniat untuk berbuat kebaikan lalu ia mengerjakannya,
Allah mencatatnya sebagai 10 sampai 700 kali kebaikan atau lebih banyak lagi.
Jika ia berniat melakukan kejahatan, tetapi ia tidak mengerjakannya, Allah
mencatatkan padanya satu kebaikan yang sempurna. Jika ia berniat melakukan
kejahatan lalu dikerjakannya, Allah mencatatnya sebagai satu kejahatan”. (HR.
Bukhari dan Muslim dalam Kitab Shahihnya dengan lafazh ini)
[Bukhari no. 6491, Muslim no. 131]
|
|
|
الحديث
الثامن والثلاثون
HADITS KE-38
|
KEUTAMAAN MELAKSANAKAN SUNNAH
|
|
|
عن
أبي هريرة – رضي الله عنه – قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم - إن الله
تعالى قال : من عادي لي وليا فقد آذنته بالحرب ، وما تقرب إلي عبدي بشيء أحب إلي
مما افترضت عليه ، و لا يزال عبدي يتقرب إلي بالنوافل حتى أحبه ، فإذا أحببته
كنت سمعه الذي سمع به و بصره الذي يبصر به ، و يده التي يبطش بها و رجله التي
يمشي بها و لئن سألني لأعطينه ، و لئن استعاذني لأعيذنه - رواه البخاري
|
|
|
Dari Abu Hurairah
radhiallahu 'anh, ia berkata : Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam “Sesungguhnya
Allah ta’ala telah berfirman : ‘Barang siapa memusuhi wali-Ku, maka
sesungguhnya Aku menyatakan perang terhadapnya. Hamba-Ku senantiasa
(bertaqorrub) mendekatkan diri kepada-Ku dengan suatu (perbuatan) yang Aku
sukai seperti bila ia melakukan yang fardhu yang Aku perintahkan kepadanya.
Hamba-Ku senantiasa (bertaqorrub) mendekatkan diri kepada-Ku dengan
amalan-amalan sunah hingga Aku mencintainya. Jika Aku telah mencintainya,
maka jadilah Aku sebagai pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar,
sebagai penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, sebagai tangannya yang
ia gunakan untuk memegang, sebagai kakinya yang ia gunakan untuk berjalan.
Jika ia memohon sesuatu kepada-Ku, pasti Aku mengabulkannya dan jika ia
memohon perlindungan, pasti akan Aku berikan kepadanya."
[Bukhari no. 6502]
|
|
|
الحديث
التاسع والثلاثون
HADITS KE-39
|
TIDAK SENGAJA ATAU LUPA DIMAAFKAN
|
|
|
عن
ابن عباس – رضي الله عنهما – أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال - إن الله
تجاوز لي عن أمتي الخطأ و النسيان ، و ما استكرهوا عليه - حديث حسن رواه ابن
ماجه و البيهقي و غيرهما
|
|
|
Dari Ibnu Abbas
radhiyallahu anhuma, sesungguhnya Rasululloh Shallallahu
'alaihi wa Sallam telah bersabda :" Sesungguhnya Allah telah mema’afkan
kesalahan-kesalahan uamt-Ku yang tidak disengaja, karena lupa dan yang
dipaksa melakukannya" (HR. Ibnu Majah, Baihaqi dll, hadits hasan)
[Ibnu Majah no. 2405, Baihaqi (As-Sunan no.
7/356), dan yang lain]
|
|
|
الحديث
الأربعون
HADITS
KE-40
|
HIDUP
BAGAIKAN SEORANG PENGEMBARA
|
|
|
عن
ابن عمر رضي الله عنهما قال أخذ رسول الله صلى الله عليه وسلم بمنكبي رضي الله
عنه فقال - كن في الدنيا كأنك غريب , أو عابر سبيل - وكان ابن عمر رضي الله عنه يقول "
إذا أمسيت فلا تنتظر الصباح وإذا أصبحت فلا تنتظر المساء وخذ من صحتك لمرضك ومن
حياتك لمماتك " رواه البخاري
|
|
|
Dari Ibnu Umar
radhiallahu 'anhuma, ia berkata : “Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam
memegang pundakku, lalu bersabda : Jadilah engkau di dunia ini seakan-akan
sebagai orang asing atau pengembara. Lalu Ibnu Umar radhiyallahu anhuma
berkata : “Jika engkau di waktu sore, maka janganlah engkau menunggu pagi dan
jika engkau di waktu pagi, maka janganlah menunggu sore dan pergunakanlah
waktu sehatmu sebelum kamu sakit dan waktu hidupmu sebelum kamu mati”.
[Bukhari no. 6416]
|
|
|
الحديث
الحادي والأربعون
HADITS
KE-41
|
MENUNDUKKAN
HAWA NAFSU
|
|
|
عن أبي
محمد عبدالله بن عمرو بن العاص رضي الله عنهما ما قال قال رسول الله صلى الله
عليه وسلم - لا يؤمن أحدكم حتى يكون هواه تبعاُ لما جئت به - حديث صحيح رويناه في كتاب الحجة بإسناد صحيح
|
|
|
Dari Abu Muhammad, Abdullah bin Amr bin Al
‘Ash radhiallahu 'anhuma, ia berkata : Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa
Sallam telah bersabda : “Tidak sempurna iman seseorang di antara kamu
sehingga hawa nafsunya tunduk kepada apa yang telah aku sampaikan”. (Hadits
hasan shahih dalam kitab Al Hujjah)
|
|
|
الحديث
الثاني والأربعون
HADITS KE-42
|
DOSA
SELAIN SYIRIK AKAN DIAMPUNI
|
|
|
عن
أنس رضي الله عنه قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول - قال الله تعالى
: يا بن ادم إنك ما دعوتني ورجوتني غفرت لك على ما كان ولا أبالي , يا
بن ادم لو بلغت ذنوبك عنان السماء ثم استغفرتني غفرت لك , يا بن ادم إنك لو
أتيتني بقراب الأرض خطايا ثم لقيتني لا تشرك بي شيئاً لأتيتك بقرابها مغفرة -
رواه الترمذي وقال حديث حسن صحيح
|
|
|
Dari Anas radhiallahu 'anhu, ia berkata
: Saya telah mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda :
Allah ta’ala telah berfirman : “Wahai anak Adam, selagi engkau meminta dan
berharap kepada-Ku, maka Aku akan mengampuni dosamu dan Aku tidak pedulikan
lagi. Wahai anak Adam, walaupun dosamu sampai setinggi langit, bila engkau
mohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku memberi ampun kepadamu. Wahai anak Adam,
jika engkau menemui Aku dengan membawa dosa sebanyak isi bumi, tetapi engkau
tiada menyekutukan sesuatu dengan Aku, niscaya Aku datang kepadamu dengan
(memberi) ampunan sepenuh bumi pula”. (HR. Tirmidzi, Hadits hasan shahih)
[Tirmidzi no. 3540]
|
|
|
[1]
[1394]. Yang
dimaksud dengan tentara langit dan bumi ialah penolong yang dijadikan
Allah untuk orang-orang mukmin seperti malaikat-malaikat, binatang-binatang,
angin taufan dan sebagainya,
[2]
[161]. Kursi
dalam ayat ini oleh sebagian mufassirin diartikan dengan ilmu Allah dan ada
pula yang mengartikan dengan kekuasaan-Nya.
[3]
[282]. Maksudnya: budak-budak yang dimiliki yang suaminya tidak ikut tertawan
bersama-samanya.
[5]
[284]. Ialah: menambah, mengurangi atau tidak membayar sama sekali maskawin
yang telah ditetapkan.
[6] [442]. Maksudnya: binatang buruan laut yang diperoleh dengan jalan
usaha seperti mengail, memukat dan sebagainya. Termasuk juga dalam pengertian
laut disini ialah: sungai, danau, kolam dan sebagainya.
[7] [443]. Maksudnya: ikan atau binatang laut yang diperoleh dengan
mudah, karena telah mati terapung atau terdampar dipantai dan sebagainya.
[8]
Yaitu dengan
menyebut nama selain Allah.
[9] [1480]. Maksudnya: nafkahkanlah nafkah yang
bermanfaat bagi dunia dan akhirat.
[10] [993]. Maksudnya: dalam kitab-kitab yang telah diturunkan kepada
nabi-nabi sebelum Nabi Muhammad s.a.w.
[11] [101]. Artinya: Sesungguhnya kami adalah
milik Allah dan kepada-Nya-lah kami kembali. Kalimat ini dinamakan kalimat istirjaa
(pernyataan kembali kepada Allah). Disunatkan menyebutnya waktu ditimpa marabahaya
baik besar maupun kecil.
[12] [95]. Umat Islam dijadikan umat yang adil dan pilihan, karena
mereka akan menjadi saksi atas perbuatan orang yang menyimpang dari kebenaran
baik di dunia maupun di akhirat.
[13] [1303]. Nabi Ayyub a.s. menderita
penyakit kulit beberapa waktu lamanya dan dia memohon pertolongan kepada Allah
s.w.t. Allah kemudian memperkenankan doanya dan memerintahkan agar dia
menghentakkan kakinya ke bumi. Ayyub mentaati perintah itu maka keluarlah air
dari bekas kakinya atas petunjuk Allah, Ayyub pun mandi dan minum dari air itu,
sehingga sembuhlah dia dari penyakitnya dan dia dapat berkumpul kembali dengan
keluarganya. Maka mereka kemudia berkembang biak sampai jumlah mereka dua kali
lipat dari jumlah sebelumnya. Pada suatu ketika Ayyub teringat akan sumpahnya,
bahwa dia akan memukul isterinya bilamana sakitnya sembuh disebabkan isterinya
pernah lalai mengurusinya sewaktu dia masih sakit. Akan tetapi timbul dalam
hatinya rasa hiba dan sayang kepada isterinya sehingga dia tidak dapat memenuhi
sumpahnya. Oleh sebab itu turunlah perintah Allah seperti yang tercantum dalam
ayat 44 di atas, agar dia dapat memenuhi sumpahnya dengan tidak menyakiti
isterinya yaitu memukulnya dengan dengan seikat rumput.
[14] [1042]. Orang-orang kafir, karena amal-amal mereka tidak
didasarkan atas iman, tidaklah mendapatkan balasan dari Tuhan di akhirat
walaupun di dunia mereka mengira akan mendapatkan balasan atas amalan mereka
itu.
[15] [994]. Maksudnya: budak-budak belian yang didapat dalam peperangan
dengan orang kafir, bukan budak belian yang didapat di luar peperangan. Dalam
peperangan dengan orang-orang kafir itu, wanita-wanita yang ditawan biasanya
dibagi-bagikan kepada kaum Muslimin yang ikut dalam peperangan itu, dan
kebiasan ini bukanlah suatu yang diwajibkan. Imam boleh melarang kebiasaan ini
lihat selanjutnya no.
[16]
[1193].
Maksudnya mereka tidak tidur di waktu biasanya orang tidur untuk mengerjakan
shalat malam.
Langganan:
Postingan (Atom)